Jumat, 17 Februari 2017

*KEUNIKAN BAHASA ARAB*

Coba kita baca ungkapan bahasa Arab di bawah ini :

خَيْرُ النَّاسِ مَنْ كَفَّ فَكَّهُ وَفَكَّ كَفَّهُ
وَشَرُّ النَّاسِ مَنْ فَكَّ فَكَّهُ وَكَفَّ كَفَّهُ
ْفَكَمْ مِنْ فَكَةِ كَفٍّ كَفَتْ فُكُوكَهُمْ
ْوَكَمْ مِنْ كَفَةِ فَكٍّ فَكَتْ كُفُوفَهُمْ
كَفُّوا فُكُوكَكُمْ وَفَكُّوا كُفُوْفَكُمْ .

Menarik tidak?? 😊😃

 Berikut artinya:

_Sebaik² manusia adalah orang yang bisa menahan mulutnya (yaitu menjaga ucapannya) dan membuka tangannya (yaitu ringan tangan dan suka membantu)_

_Sejelek² manusia adalah orang yang suka membuka mulutnya (yaitu tidak menjaga mulutnya) dan menahan tangannya (yaitu tidak suka menolong)_

_Betapa banyak orang yang membuka tangannya (suka menolong) menahan mulutnya (menjaga ucapannya)_

_Dan betapa banyak orang yang menahan tangannya (tidak suka menolong) membuka mulutnya (tidak menjaga ucapannya)_

_Tahanlah mulut² kalian (yaitu jagalah mulut kalian) dan bukalah tangan² kalian (yaitu suka menolong)_

📖 EKSPLORASI :

Ini adalah keistimewaan bahasa Arab, hanya berbekal dua huruf utama, yaitu huruf ف dan ك yang terkombinasi bisa menjadi petuah yang sarat manfaat.

Perhatikan ketika huruf ف dan ك terkombinasi :

💡Berfungsi sebagai “fi’il”  (verba)
👉Kata كفّ  bermakna منع yaitu mencegah / menahan
👉Kata فكّ bermakna حل وفض وأطلق yaitu melepaskan, membuka atau membebaskan

💡Berfungsi sebagai “isim” (nomina)
👉Kata كف atau الكف yang bentuk plural nya الكفوف، bermakna tangan, telapak tangan beserta jari jemarinya.
👉Kata فك atau الفك yang bentuk plural nya الفكوك, bermakna rahang, tulang rahang.

✏Dinamika dan kekuatan Bahasa Arab, yang terlihat dari kekayaan “ashwat” (fonetis) dari beberapa huruf yang sama. Misalnya, huruf ك – ل – م, memiliki komposisi bervariasi yg memiliki kekuatan makna tersendiri sesuai komposisi masing². Misalnya, dari tiga huruf di atas :
Ka-la-ma (كَلَمَ) bermakna جَرَحَ (melukai)
Ka-mu-la (كَمُلَ) bermakna sempurna
La-ka-ma (لَكَمَ) bermakna menempeleng
ma-ka-la (مَكَلَ) bermakna menyusut, berkurang
ma-la-ka (مَلَكَ) yang bermakna memiliki

*Keistimewaan ini hanyalah dimiliki oleh Bahasa Arab.*

💎Kekayaan kosakata dan sinonim (murâdif).
Untuk menyebutkan kata mulut, di dalam bahasa Arab bisa disebut
ثَغْر ؛ فَم ؛ فُتْحَة ؛ فُو ؛ فُوْه ؛ فُوّهَة ؛ فِيه ؛ فاه ؛ مَبْسِم؛ فك
Untuk menyebutkan kata tangan, bisa disebut :
إصْبَع ؛ إمْضاء ؛ تَوْقِيع ؛ حَوْز ؛ حِيَازَة ؛ دَور ؛ ضِلْع ؛ كَفّ ؛ مُسَاعَدَة ؛ يَد

✏Tahukah anda, di dalam bahasa Arab, kita bisa mendapati
21 kata sinonim (murâdif) utk kata cahaya
52 kata sinonim utk kegelapan
9 sinonim utk matahari
50 sinonim utk awan
64 sinonim utk hujan
170 sinonim utk air
100 sinonim utk jenggot
dan ribuan kata lainnya.

✏Kecermatan (diqqoh) makna pada tiap kata, walaupun kaya dengan sinonim.
Misal, untuk kata “melihat” memiliki bbrp sinonim, namun memiliki penekanan makna yang berbeda.

Seperti :
👁kata نظر artinya memandang/melihat
👁kata رمق artinya melihat dg sedikit membelalakkan mata
👁kata لحظ artinya melihat secara diam², atau melirik
👁kata حدج artinya melihat sepintas dengan tajam
👁kata رنا artinya melihat dg lama dan terdiam
👁kata حدق artinya melihat dg melotot
Dll.

👍🏼Keindahan bahasa Arab inilah yang membuat para orientalis semisal Ignazio Guidi (Orientalis Italia), atau Ernest Renan (padahal dia pembenci Arab), harus mengakui bahwa keistimewaan bahasa Arab itu kosakatanya begitu bersenandung, kaya dengan tasybihât (metafor) yg begitu memukau, lafazh (redaksi) walau kaya sinonim (murôdif) yang begitu signifikan, struktur gramatikal yg ringkas dan sederhana, dan kaya akan komposisi baik dari tarkîb (sintaksis), sharaf (morfologi), isytiqâq (derivasi) atau dilâlah (semantik)-nya.

*Sungguh, alangkah meruginya orang yang enggan atau tidak mau belajar bahasa Arab.*

🕌🕌اللغة العربية مفتاح الإسلام 🕌🕌

Bahasa Arab itu kunci memahami Islam.

Rabu, 08 Februari 2017

*KUNCI SUKSES MENDIDIK ANAK*

Kunci mendidik anak ada 5 hal:

1. Keikhlasan

Jangan sampai mendidik anak ditujukan untuk urusan duniawi. Mendidik anak tujuannya adalah untuk menunaikan amanah Allah yang akan kita pertanggungjawabkan kelak di akhirat.

2. Keteladanan (uswah)

Mendidik bukan sekedar menyuruh anak untuk menjadi baik. Mendidik adalah kita menjadi contoh yang baik untuk anak sehingga anak dengan mudah meniru kita tanpa kita suruh.

3. Doa

Doa menunjukkan kepasrahan hati bahwa usaha kita mendidik anak selama ini tidak berarti apa-apa tanpa campur tangan Allah.

4. Kesabaran

Mendidik butuh kesabaran. Sabar untuk tidak marah ketika anak melakukan kesalahan pertama kali. Sabar untuk mengulang-ulang pelajaran tentang kehidupan. Sabar untuk menggandeng tangan anak menuju masa depannya.

5. Kasih sayang

Pendidikan tanpa kasih sayang tidak mungkin berhasil. Justru yang akan terjadi adalah kegagalan dan penyesalan.

Semoga Allah menjadikan anak-anak kita sebagai penyejuk hati di dunia dan akhirat.

ANAK SUKSES, BERMULA DARI BANGUN PAGI.

by : bendri jaisyurrahman (twitter : @ajobendri)

1| Perbaikan kualitas generasi selayaknya dimulai dgn kebiasaan bangun di pagi hari. Sebab generasi unggul bermula dari pagi yg masygul (sibuk)

2| Kebiasaan bangun pagi hendaklah dimulai dari usia dini. Peran Ayah amat dinanti. Ayah yg peduli tak abai dalam urusan bangun pagi buah hati

3| Jika anak terbiasa bangun siang. Maka keberkahan hidup melayang. Aktivitas ruhani menjadi jarang. Perilaku menjadi jalang.

4| Mulailah dengan malam yang berkualitas. Anak tidak terjaga di ambang batas. Harus buat peraturan tegas. Kapan terjaga dan kapan pulas.

5| Sehabis Isya jangan ada aktivitas fisik berlebihan. Upayakan aktivitas yang menenangkan. Membaca atau bercerita yg berkesan.

6| Biasakan berbagi perasaan. Mulai dengan cerita aktivitas harian. Evaluasi jika ada yang tidak berkenan. Sekaligus sarana pengajaran.

7| Buat kesepakatan bangun jam berapa. Lantas anak mau dibangunkan bagaimana. Jadikan ini sebagai modal membangunkan di pagi harinya. Tutuplah aktivitas malam dengan dengarkan tilawah. Agar anak tidur membawa kalimat Allah Pemberi Rahmah. Terekam dalam memorinya sepanjang hayat.

9| Pagi pun datang. Jalankan kesepakatan yang dibuat sebelum tidur menjelang. Bangunkan anak penuh kasih sayang. Bangunkan dengan
cara yg ia bilang.

10| Jika anak menolak tuk beranjak, ingatkan akan kesepakatan semalam. Anak siap terima konsekuensi tanpa diancam.

11| Bangunkan anak dengan kalimat Ilahi. Agar paginya diberkahi. Jika perlu adzan di telinga kanan dan kiri. Bisikan dengan lembut tembus
ke hati.

12| Jika ia segera bangun, jangan lupa apresiasi. Hadiahi dengan doa dan kecupan di pipi. Tak lupa bertanya tentang mimpi. Anak butuh
transisi.

13| Jika anak telah terjaga, siapkan aktivitas olah jiwa dan raga. Agar fisik anak bergerak tak kembali ke kasur yg menggoda. Mudah-mudahan jadi pola.

14| Jalankan pola ini minimal 2 pekan. Agar lama-lama jadi kebiasaan. In sya Allah anak bangun pagi dengan kesadaran. Sebab tubuhnya telah menyesuaikan.

15| Jika ayah tak sempat membangunkan, karena harus segera ke kantor kejar setoran, mintalah ibu berganti peran. Agar anak tak merasa diabaikan.

16| Jangan sampai anak tumbuh remaja, punya kebiasaan yang tidak mulia. Bangun pagi selalu tertunda. Sholat Subuh di waktu dhuha. Banyak melamun tak ada guna.

17| Jika terlanjur anak bangun kesiangan. Buatlah rencana bersama pasangan. Konsisten dan tidak saling menyalahkan. Fokus kepada
upaya perbaikan.

18| Sebelum terlambat, segera bertindak cepat. Agar masa depan anak selamat. Fokuslah kepada perbaikan pola tidur yg sehat.

19| Jika anak terbiasa bangun pagi sedari dini, itu ciri anak berprestasi. Tak mudah dipengaruhi berbagai pergaulan yg tidak islami.

20| So, tunggu apalagi. Jangan cuma bisa marah dan mencaci. Segera bertindak untuk buah hati. Fokuslah kepada bangun pagi. Selamat beraksi.

(Yuk Menjadi Lebih Baik)